kebahagiaan ku kini telah pudar
kemana yang dulu bersemi
kini musnah terbawa arus
adakah yang dulu bagai bunga?
yang harum seharum bunga melati
yang suci murni....
hatiku terlalu sakit untuk dilukiskan
hatiku hancur, hatiku pilu
tiada tawa, tiada candu
semuanya sepi, pudar, hilang
bagai terbawa ombak..
dulu kau selalu memperhatikanku
kini kau selalu sibuk di keluaran
kadang tak ada, kadang ada diwaktu yang salah
aku disini sendiri
teganya kau menyakiti hatiku
hatiku sakit bagai tersayat sembilu..
kemanakah kebahagiaan yang seperti dulu
ku cari engkau kemana-mana
dimanakah kasih sayangmu yang dulu
kau selalu banyak alasan kau tak pernah jujur padaku..
kau berpaling dari hatiku...
cintaku bagaikan perahu yang terombang-ambing
tak ku sangka sampai hati kau berbuat sepert itu
tak ada yang dapat menolong hatiku
sakit hatiku kan ku bawa sampai akhir hayatku...
By:
Dini
puisi yang ku buat 3 thun lalu,,
BalasHapus